Sketsa Nirwana 

(Kisah liburanku di akhir semester!) 

“Setiap Detik, Adalah Cerita.”


LDKS 

Hirup deru hembusan angin pagi yang dingin merayap hingga ke tulang, dalam balutan sisa kantuk yang enggan pergi. Langit timur perlahan berpendar jingga, seperti kanvas yang dilukis oleh jemari mentari. Lampu-lampu jalan memudar satu per satu, menyerahkan tahtanya pada sinar fajar yang malu-malu merekah. Meski tubuh masih berat terkungkung kantuk, langkahku tak henti meniti jalan. Hari itu, liburan semesterku dimulai, diawali oleh kisah yang sudah lama dinanti —Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).  

Detik - detik menegangkan

LDKS adalah tantangan baru yang kutunggu-tunggu setelah melewati hari-hari panjang ujian. Tiga hari yang penuh cerita membentang di hadapanku, seperti lembaran kosong yang siap kuisi dengan warna. Hari pertama dimulai dengan rasa yang bercampur aduk. Semangatku menyala seperti nyala lilin dalam gelap, kecil namun teguh, sementara di sudut hatiku terselip gugup yang tak terelakkan. Hingga tiba-tiba, kejutan dari panitia hadir—prank yang menghantam seperti angin kencang di tengah malam. Jantungku berdegup seperti genderang perang, nyaris melompat keluar. Namun, tawa yang datang setelahnya mengubah segalanya, seperti embun yang menenangkan panas di pagi hari.  




Hari kedua adalah musim semi dalam perjalanan ini. Keakraban di antara kami mulai tumbuh, seperti bunga-bunga yang mekar di tengah taman. Bersama teman-teman kelompokku, aku larut dalam berbagai permainan yang telah disiapkan panitia. Gelak tawa kami adalah simfoni kebahagiaan, menggema di setiap sudut, seakan pohon-pohon di sekitar pun ikut bersorak. Ketika poin diumumkan, kelompok kami berdiri di puncak! Rasanya seperti menggenggam rembulan yang turun ke bumi, berkilauan dan penuh makna.  

Namun, hari terakhir menjadi senja yang meredup terlalu cepat. Tubuhku yang tak bisa akhirnya terbaring di kamar, sementara teman-temanku melanjutkan kegiatan hingga akhir. Aku hanya bisa mendengar suara riuh dari kejauhan, seperti nyanyian yang terdengar samar dari balik jendela tertutup. Ada sedikit rasa kecewa, tetapi lebih besar lagi rasa syukurku atas dua hari yang begitu bermakna.  

LDKS bukan sekadar kegiatan, melainkan perjalanan menemukan arti kebersamaan dan kerja sama. Setiap tawa adalah bintang, setiap tantangan adalah langkah menuju kedewasaan, dan setiap momen adalah kenangan yang akan terus hidup dalam ingatan. Meski aku tak dapat menuntaskannya hingga akhir, pengalaman ini adalah bagian tak terlupakan dari liburan semester yang istimewa.  
 
Dua hari telah berlalu, dan kini semua kegiatan LDKS benar-benar telah usai. Setelah melewati rangkaian aktivitas yang penuh tantangan, tibalah saatnya aku menikmati kehidupan liburan dengan lebih santai. Yaitu,

Jogja, Dua Hari dalam Harmoni Keistimewaan.

Yogyakarta menjadi kota pertama yang kupilih untuk melepas penat. Sudah lama aku merencanakan perjalanan ini, dan akhirnya kesempatan itu datang. Kota ini, dengan pesona dan keramahan yang tak pernah pudar, selalu berhasil mengundang siapa pun untuk kembali. Seperti oasis di tengah gurun, Jogja menawarkan ketenangan yang membuat hati terasa damai.  




Perjalanan singkat selama dua hari ini terasa begitu istimewa. Aku memulainya dengan mengunjungi Candi Prambanan, sebuah mahakarya yang berdiri anggun di bawah langit biru. Bangunan ini bukan hanya sekadar peninggalan sejarah, melainkan juga simbol kekuatan dan keindahan masa lalu. Setiap ukiran pada dindingnya seperti bercerita, menyampaikan pesan-pesan kuno yang masih hidup dalam kesunyian. Aku berjalan perlahan, menyentuh dinginnya batu yang kokoh, terpesona oleh detail yang begitu halus—seperti karya seni yang dipahat dengan cinta dan kesabaran.  


Di dekat Prambanan, aku menemukan museum-museum kecil yang menjadi gudang sejarah. Lorong-lorongnya penuh dengan benda-benda bersejarah yang menyimpan ribuan cerita. Seakan waktu berhenti, aku tenggelam dalam bayangan masa lalu yang tergambar dari setiap artefak. Namun, di tengah perjalanan ini, ada kejutan yang membuat hari itu semakin berkesan.  


Di sudut museum, aku menemukan sebuah ruangan kecil yang tersembunyi—bioskop sederhana yang nyaris tak terlihat. Ruangan itu begitu tenang, dingin, dan nyaman, dengan deretan kursi empuk yang lebih menyerupai ruang kelas. Saat itu, hanya ada aku dan temanku di sana. Rasanya seperti memiliki studio pribadi yang menyajikan pengalaman unik. Film dokumenter tentang Candi Prambanan mulai diputar, menyuguhkan cerita-cerita bersejarah yang mendalam. Dengan hanya lima ribu rupiah, aku mendapatkan pengalaman yang tak ternilai—sebuah perjalanan ke masa lampau yang terbungkus dalam keheningan dan pengetahuan.  


Ketika langit mulai berpendar jingga, kami meninggalkan Prambanan, menuju destinasi berikutnya yang tak kalah memikat: Malioboro. Jalan ini adalah denyut nadi Jogja, di mana keramaian menjadi harmoni yang menenangkan. Lampu-lampu jalan menyala lembut, memantulkan cahaya yang membuat setiap sudut terlihat memikat.
  
Daerah istimewa, Yogyakarta.

Malioboro menyambut kami dengan hiruk-pikuk yang khas, namun entah mengapa, kebisingannya terasa hangat. Aku menyusuri trotoar, menikmati malam yang penuh keajaiban di bawah sinar bulan. Kami berhenti untuk mengambil foto, mengabadikan momen yang kelak akan selalu kuingat dengan senyum. Setiap langkah terasa seperti menorehkan kenangan baru yang tak tergantikan.  

Ketika lelah mulai menjalari tubuh, pandanganku tertuju pada sebuah becak di sudut jalan. Tanpa ragu, aku menarik tangan temanku, lalu berkata, “Kita naik becak saja, ya?” Ia mengangguk sambil tersenyum. Kami pun menaiki becak itu, membiarkan kayuhan sang pengayuh membawa kami menyusuri jalanan yang ramai. Suara kayu yang berderit dan irama langkah perlahan menjadi alunan musik malam yang begitu khas. Angin lembut menyapa wajahku, membawa aroma khas Jogja yang tak akan pernah kulupakan.  

Jogja, kala itu.

Malam semakin larut, dan perjalanan ini akhirnya mencapai penghujungnya. Dua hari yang singkat terasa penuh dengan kehangatan dan keajaiban. Jogja, dengan segala keistimewaannya, berhasil menciptakan ruang dalam hatiku yang penuh rasa syukur.  
  
Selamat tinggal, Jogja. Aku akan kembali, dengan rasa yang lebih besar untuk menikmati segala keajaibanmu.

 KOMPONEN - KOMPONEN CPU KOMPUTER DAN FUNGSINYA!



CPU (Central Processing Unit) adalah perangkat hardware yang berfungsi sebagai pemroses data utama dalam sebuah komputer. CPU dapat disebut sebagai otak komputer karena CPU mengatur semua aktivitas dan jalannya semua program termasuk aplikasi atau software di dalamnya.

Apapun itu yang berkaitan dengan proses di dalam komputer, akan selalu diatur oleh CPU. Dengan demikian, tanpa adanya CPU dalam komputer maka komputer tidak akan bisa melakukan apapun atau komputer tidak dapat menjalankan programnya.

CPU secara teknis juga lebih sering disebut sebagai prosesor. Oleh karena itu, saat membaca dan mengenali spesifikasi suatu prosesor maka kalian sama saja sedang membaca spesifikasi CPU suatu perangkat.

Fungsi utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari memori atau dari informasi yang diberikan melalui beberapa hardware. CPU terbilang kompleks dalam melakukan pemrosesan dari instruksi-instruksi yang diberikan. Instruksi-instruksi tersebut lalu disimpan terlebih dahulu pada RAM kemudian setiap instruksi akan diberi suatu alamat unik yang disebut alamat memori. Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data di RAM dengan menentukan alamat data yang dipilih.

Komponen CPU Komputer

Komponen-komponen CPU komputer beserta fungsinya dapat dipaparkan sebagai berikut:

1. Casing CPU ୨୧


Casing CPU biasanya terbuat dari plastik. Beberapa casing juga terbuat dari besi, stainless, dan sebagainya. Casing ini berguna untuk melindungi berbagai komponen-komponen yang terdapat dalam CPU agar lebih terlindungi dari debu, panas, air, atau hal-hal lain yang dikhawatirkan akan mengganggu kinerja CPU itu sendiri.

Selain itu, juga berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan dan memasang berbagai komponen, seperti motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain-lain

2. Motherboard ୨୧



Motherboard ini merupakan sebuah tempat berbagai komponen elektronik serta komputer lainnya dipasang dan tentunya bisa terhubung satu dengan yang lain. Komponen-komponen yang menjadi bagian inti dalam motherboard adalah processor, sound card, video card, hard disk, dan lain-lain.

Motherboard juga berfungsi sebagai media penghubung untuk setiap komponen komputer agar dapat saling berkomunikasi dengan komponen komputer lainnya.

Selain itu, setiap motherboard memiliki acuan spesifikasi yang berbeda-beda, seperti spesifikasi processor seperti apa yang dapat didukung oleh suatu motherboard, seberapa besar kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.

3. Processor ୨୧


Processor adalah salah satu komponen inti karena jika tidak ada processor, kemungkinan perangkat komputer tidak dapat bekerja sama sekali. Oleh karena itu, banyak yang bilang bahwa processor adalah otak dari komputer. Semua proses maupun perintah akan dikerjakan pada processor meskipun masih perlu bantuan komponen-komponen lainnya. Semakin tinggi kecepatan suatu processor maka semakin cepat komputer dalam memproses berbagai macam data.

4. Kipas Processor ୨୧


Kipas processor berfungsi sebagai pendingin dan menjaga agar suhu processor tetap dingin dan stabil. Hal ini bertujuan agar perangkat processor komputer tidak cepat overhead maupun rusak.

5. RAM ୨୧


RAM (Random Access Memory) juga memiliki kedudukan yang penting bagi perangkat komputer. Sebab komponen yang satu ini bekerja sebagai tempat untuk menampung data sementara yang telah diproses processor sebelum dilanjutkan ke komponen-komponen lain.

RAM juga dapat diganti dengan ukuran kapasitas yang lebih besar atau kecil namun hal ini tentunya harus sesuai dengan kapasitas maksimal RAM yang terdukung di motherboard kalian. Satuan RAM biasanya menggunakan perhitungan byte dan kapasitas RAM yang beredar di pasaran biasanya berkapasitas 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, 4 GB, 8 GB, dan lain-lain.

Jenis memori yang masih diproduksi saat ini adalah :

DDR-1
DDR-2
DDR-3

6. Hardisk (HDD) ୨୧


Hardisk berfungsi untuk menyimpan berbagai data dan berbagai sistem operasi dari suatu perangkat komputer itu sendiri. Hardisk biasanya menggunakan perhitungan byte. Semakin besar kapasitas hardisk maka semakin banyak pula data-data konvensional yang dapat disimpan.

Ukuran kapasitas hardisk yang beredar di pasaran biasanya bervariasi, mulai dari 250 GB, 500 GB, 1 TB, hingga 3 TB.

7. CD/DVD ROM ୨୧


CD/DVD ROM atau optical disk drive ini adalah piranti yang dapat digunakan untuk menulis dan membaca kaset atau kepingan CD/DVD. Selain itu, CD/DVD ROM juga dapat digunakan untuk mem-burning atau meng-copy CD dengan menggunakan berbagai software.

Sedangkan format yang termasuk ke dalam CD/DVD ROM adalah CD-ROM drive, CD-RW drive, DVD-ROM drive, dan DVD-RW drive.

8. VGA CARD (Video Graphic Adapter) ୨୧


VGA (Video Graphic Adapter) merupakan salah satu komponen sangat penting untuk sebuah perangkat komputer. Hal ini dikarenakan VGA berfungsi sebagai pengolah data grafis sebelum ditampilkan ke monitor. Tanpa VGA, maka layar komputer bisa dipastikan tidak menampilkan apapun.

Selain hal itu, VGA juga sangat penting untuk menentukan kualitas gambar yang ditampilan pada monitor komputer.

9. Sound Card ୨୧


Piranti yang satu ini lebih berfungsi sebagai pengolah audio untuk perangkat komputer. Sound card juga berfungsi sebagai prosesor audio, yang mana dapat mengubah sinyal analog atau sinyal digital yang masuk ke dalam input kartu lalu menghasilkan audio atau suara pada sistem komputer.

Sound Card juga berfungsi untuk mengontrol semua audio yang terdapat pada perangkat komputer. 

10. Power Supply ୨୧


Power supply berfungsi sebagai pembagi daya (sumber arus listrik) pada setiap komponen-komponen komputer. Selain itu, Power supply juga berfungsi mengubah tegangan DC menjadi AC sebelum dialirkan ke setiap komponen-komponen komputer itu sendiri.



Okay! jadi itulah 10 komponen-komponen CPU yang perlu kalian ketahui. 

  𝓕𝓲𝓽𝓾𝓻-𝓯𝓲𝓽𝓾𝓻 𝓽𝓸𝓸𝓵𝓼 𝓜𝓲𝓬𝓻𝓸𝓼𝓸𝓯𝓽 𝓦𝓸𝓻𝓭 
 .✦ ─────୨ৎ───── .✦


✮⋆˙𝓕𝓲𝓵𝓮

1. Save

Berfungsi untuk menyimpan dokumen yang sedang dikerjakan dengan format dan lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya. Jika dokumen belum pernah disimpan, akan muncul dialog untuk menentukan nama dan lokasi penyimpanan.

ֶָ֢𐚁๋࣭⭑ֶָ֢𝓗𝓸𝓶𝓮


Menu Home terdiri dari

Menu home pada microsoft word terdiri dari 5 group / bagian-bagian yaitu Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing. Berikut ini group / kelompok yang terdapat pada menu Home beserta gambar ikon, perintah dan fungsi-nya.

𐙚˚1.Clipboardᡣ𐭩



Clipboard adalah group yang terdapat / terletak pada tab menu Home pada microsoft word yang berfungsi untuk mengelola papan klip: seperti menggandakan / menyalin tulisan (Copy), memindahkan teks (Cut), menyalin format tulisan (Format Painter), dan menempelkan-nya di area lain pada dokumen (Paste).

Clipboard terdiri dari;

Isi dari submenu cliboard pada microsod word terdiri dari 4 ikon yaitu Copy, Cut, Format Painter dan Paste

1.1 Copy

Perintah / ikon copy yang terdapat dalam group clipboard berfungsi untuk menggandakan data berupa: tulisan maupun objek seperti gambar, shape, grafik, dan lainnya.

Shortkey copy adalah CTR + C

1.2 Cut


Ikon Cut pada group Clipboard berfungsi untuk memindahkan data seperti teks ke area lain dalam dokumen.

Shortkey perintah cut adalah CTR + X.

1.3 Format Painter


Format painter adalah ikon yang terletak pada group clipboard yang berfungsi untuk menyalin format tulisan.

Contoh penggunaan-nya adalah pada paragraf yang yang sudah diubah berformat nomor, dan memiliki jarak tertentu, kita bisa menyalin format tersebut untuk diterapkan pada paragraf yang masih polos

1.4 Paste

Paste adalah ikon yang terdapat di dalam group clipboard yang digunakan untuk menempelkan data dari hasil perintah Copy, Cut dan Format Painter.

Jadi setelah kita menyalin suatu teks, berbentuk huruf, angka, simbol, rumus, gambar maupun infografik. Untuk menampilkan atau menempel ke lembar / area lain dalam dokumen dibutuhkan perintah Paste.

Shortkey Paste adalah CTRL + V.
Shortkey perintah cut adalah CTR + X.

✎ᝰ.2. Fontᯓᡣ𐭩



Font adalah group yang terdapat pada menu Home Microsoft Word yang berfungsi untuk mengatur format tulisan, seperti jenis huruf, ukuran, warna, ketebalan, garis bawah, miring, dan lain-lain.

Font terdiri dari
Isi group Font pada microsoft word terdiri dari 15 ikon utama yaitu:

 1. Font Type
   • kegunaan : Memilih jenis huruf (font) yang akan digunakan, memengaruhi gaya dan kesan visual dari teks. Misalnya, font serif untuk formalitas dan sans•serif untuk modernitas.

 2. Font Size
   • kegunaan : Menentukan ukuran huruf, membantu menekankan bagian tertentu dari teks atau menyesuaikan dengan kebutuhan visual dokumen.

 3. Increase Font Size
   • kegunaan : Meningkatkan ukuran huruf, sering digunakan untuk menonjolkan judul atau bagian penting lainnya dalam dokumen.

 4. Decrease Font Size
   • kegunaan : Mengurangi ukuran huruf, berguna untuk menyesuaikan teks agar lebih ringkas atau untuk informasi yang tidak perlu terlalu mencolok.

 5. Change Case
   • kegunaan : Mengubah format huruf menjadi huruf besar (uppercase), huruf kecil (lowercase), atau kapitalisasi di awal setiap kata (title case), membantu dalam memperbaiki penampilan teks.

 6. Clear All Formatting
   • kegunaan : Menghapus semua pemformatan yang diterapkan pada teks, mengembalikannya ke format standar, berguna untuk memulai kembali tanpa gangguan.

 7. Bold
   • kegunaan : Menebalkan huruf, berkegunaan untuk menekankan kata atau frasa penting agar lebih terlihat oleh pembaca.

 8. Italic
   • kegunaan : Miringkan huruf, sering digunakan untuk menandai istilah asing, judul karya, atau untuk memberikan penekanan tertentu dalam kalimat.

 9. Underline
   • kegunaan : Menggarisbawahi teks, berguna untuk menyoroti informasi penting atau untuk tujuan stylistic.

 10. Strikethrough
   • kegunaan : Menghentikan teks dengan garis horizontal, biasanya digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu telah dihapus atau tidak lagi relevan.

 11. Subscript
   • kegunaan : Mengubah teks menjadi lebih kecil dan sedikit turun dari garis dasar, biasanya digunakan untuk notasi ilmiah, seperti dalam rumus kimia.

 12. Superscript
   • kegunaan : Mengubah teks menjadi lebih kecil dan sedikit naik dari garis dasar, digunakan untuk notasi matematis atau simbol seperti pangkat (misalnya, x²).

 13. Text Effect and Typography
   • kegunaan : Menambahkan efek visual seperti bayangan, refleksi, atau pencahayaan pada teks, memberikan gaya dan daya tarik visual yang lebih.

 14. Text Highlight Color
   • kegunaan : Menambahkan warna latar belakang pada teks, mirip dengan penanda, berguna untuk menekankan informasi atau bagian penting.

 15. Color
   • kegunaan : Mengubah warna teks, digunakan untuk menambah daya tarik visual atau untuk membedakan bagian teks yang berbeda.

𐙚3. Paragraph꒱


Paragraph berfungsi untuk mengatur paragraf yang meliputi membuat bullet, penomoran, posisi / perataan hingga memmberikan garis tepi pada paragraf. Group Paragraph terletak di menu Home pada microsoft word.

Paragraph terdiri dari

Di dalam group Paragraph terdiri dari 16 bagian-bagian / ikon yaitu:

 1. Bullets
   • kegunaan: Digunakan untuk membuat daftar yang tidak terurut, menonjolkan poin-poin penting, dan memudahkan pembaca dalam memahami informasi.

 2. Numbering
   • kegunaan: Membuat daftar yang terurut, yang berguna untuk menunjukkan urutan atau langkah-langkah yang harus diikuti.

 3. Multilevel List
   • kegunaan: Memungkinkan pembuatan daftar dengan beberapa tingkat atau sub-poin, ideal untuk menstrukturkan informasi yang kompleks.

 4. Decrease Indent
   • kegunaan: Mengurangi jarak indentasi teks dari margin, biasanya digunakan untuk menyesuaikan level dalam daftar atau paragraf.

 5. Increase Indent
   • kegunaan: Menambah jarak indentasi teks dari margin, digunakan untuk memperjelas struktur, seperti dalam daftar atau untuk menandai sub-poin.

 6. Left-to-Right Text Direction
   • kegunaan: Mengatur arah teks dari kiri ke kanan, umumnya digunakan untuk bahasa yang ditulis dengan arah tersebut (seperti bahasa Indonesia atau Inggris).

 7. Right-to-Left Text Direction
   • kegunaan: Mengatur arah teks dari kanan ke kiri, diperlukan untuk bahasa tertentu seperti Arab atau Ibrani.

 8. Sort
   • kegunaan: Mengurutkan daftar atau data secara alfabetis atau numerik, membantu dalam pengorganisasian dan penyajian informasi.

 9. Show/Hide
   • kegunaan: Menampilkan atau menyembunyikan elemen tertentu dalam dokumen, berguna untuk pengeditan dan navigasi yang lebih baik.

 10. Align Left
   • kegunaan: Mengatur teks agar rata ke kiri, umum digunakan dalam dokumen formal dan laporan.

 11. Center
   • kegunaan: Mengatur teks agar berada di tengah halaman, sering digunakan untuk judul atau informasi penting.

 12. Align Right
   • kegunaan: Mengatur teks agar rata ke kanan, sering digunakan dalam dokumen resmi atau untuk menyoroti informasi tertentu.

 13. Justify
   • kegunaan: Mengatur teks agar rata pada kedua sisi, menciptakan tampilan yang lebih rapi dan profesional, sering digunakan dalam artikel atau buku.

 14. Line and Paragraph Spacing
   • kegunaan: Mengatur jarak antar baris dan antar paragraf, membantu meningkatkan keterbacaan dan tata letak teks.

 15. Shading
   • kegunaan: Menambahkan warna latar belakang pada teks atau paragraf, berguna untuk menarik perhatian pada bagian tertentu atau untuk menandai informasi.

 16. Borders
   • kegunaan: Menambahkan garis di sekitar teks, paragraf, atau seluruh halaman, membantu memisahkan informasi dan memberikan penekanan visual.

⋆. 𐙚 ˚4. Styles^᪲᪲᪲



Group style dalam menu Home pada ms word memiliki fungsi untuk mengatur format penulisan seperti Judul, Alamat, Heading maupun Kutipan.

 1. Heading Styles (Heading 1, Heading 2, dll.)
   • kegunaan: Digunakan untuk membuat judul dan subjudul dalam dokumen. Heading 1 biasanya digunakan untuk judul utama, sementara Heading 2, 3, dan seterusnya digunakan untuk subjudul, membantu dalam strukturisasi dan navigasi dokumen.

 2. Normal Style
   • kegunaan: Gaya default untuk teks dalam dokumen. Biasanya digunakan untuk paragraf utama, menyediakan format standar yang konsisten.

 3. Title Style
   • kegunaan: Mengatur format untuk judul dokumen, biasanya dengan ukuran font yang lebih besar dan pemformatan yang mencolok, menandai dokumen secara keseluruhan.

 4. Subtitle Style
   • kegunaan: Digunakan untuk menambahkan subjudul di bawah judul utama, biasanya dengan ukuran dan gaya yang berbeda dari judul utama.

 5. Quote Style
   • kegunaan: Mengatur format untuk kutipan, sering digunakan dengan indentasi dan teks miring, membantu membedakan kutipan dari teks utama.

 6. List Styles
   • kegunaan: Memudahkan pembuatan daftar, baik yang terurut (numbered) maupun tidak terurut (bulleted). Menggunakan gaya ini membuat daftar lebih konsisten dan mudah dibaca.

 7. Emphasis Style
   • kegunaan: Menekankan kata atau frasa tertentu dalam teks, biasanya dengan pemformatan seperti miring atau tebal, menyoroti informasi penting.

 8. Strong Style
   • kegunaan: Memberikan penekanan yang lebih kuat dibandingkan dengan gaya lainnya, biasanya dengan teks tebal, sering digunakan untuk istilah kunci.

 9. Body Text Style
   • kegunaan: Memformat teks dalam paragraf, menyediakan gaya yang lebih halus dibandingkan dengan gaya normal, membantu dalam penyajian informasi dengan lebih baik.

 10. Caption Style
   • kegunaan: Digunakan untuk menandai dan memformat keterangan gambar, tabel, atau objek lain dalam dokumen, memberikan konteks tambahan.

 11. Hyperlink Style
   • kegunaan: Memformat teks yang berfungsi sebagai tautan, biasanya dengan warna biru dan garis bawah, membantu pembaca mengenali tautan dalam dokumen.

 12. Footnote Text Style
   • kegunaan: Memformat teks yang digunakan dalam catatan kaki, memberikan gaya khusus untuk membedakannya dari teks utama.

 13. Endnote Text Style
   • kegunaan: Mirip dengan footnote, tetapi digunakan untuk catatan akhir, biasanya di akhir dokumen.

 14. Table of Contents Style
   • kegunaan: Memformat daftar isi dokumen secara otomatis, menggunakan gaya yang konsisten berdasarkan heading yang digunakan.

 15. Custom Styles
   • kegunaan: Pengguna dapat membuat dan menyimpan gaya mereka sendiri sesuai kebutuhan, memungkinkan fleksibilitas dan konsistensi dalam pemformatan dokumen.

 Kelebihan Menggunakan Styles:
- Konsistensi: Memastikan format yang seragam di seluruh dokumen.
- Navigasi: Memudahkan pembuatan daftar isi dan navigasi menggunakan panel navigasi.
- Efisiensi: Mempercepat proses pemformatan dokumen.

𐙚5. Editing°.⋆


Group Editing dalam menu Home pada microsoft Word memilik fungsi untuk melakukan penyuntingan dokumen yang meliputi mencari dan mengganti suatu kata secara otomatis, dan menyeleksi bagian atau keseluruhan tulisan.




  • Find adalah sebuah perintah dalam group Editing dalam menu Home yang ber-fungsi untuk mencari suatu kata secara otomatis dalam dokumen.
  • Replace digunakan untuk mengganti atau mengubah banyak kata yang sama sekaligus secara otomatis.
  • Select, berfungsi untuk menyeleksi teks, maupun objek secara bagian maupun menyeluruh. Sama seperti saat kita menggunakan shortcut: Ctrl dan A.

Sumber: [ Tools Home ]


𖤐⭒๋࣭⭑𝓘𝓷𝓼𝓮𝓻𝓽


1. Pages





. Menu ini berisi fitur yang digunakan untuk mengatur halaman dokumen. Berikut rinciannya:
- Cover Page: untuk menyisipkan halaman kover atau sampul.
- Blank Page: untuk menambahkan halaman kosong dalam dokumen.
- Page Break: sebagai pemisah halaman untuk memberikan sekat antar-halaman. Fitur ini juga berfungsi untuk membuat letak nomor halaman yang berbeda.

2. Table



Fitur ini berfungsi untuk membuat tabel dengan berbagai template. Berikut daftar sub menunya:
- Insert Table: untuk membuat templat tabel dengan jumlah kolom dan baris sesuai kebutuhan.
- Draw Table: untuk memberi garis lebih tebal dan lebih tipis di sekeliling tabel.
- Excel SpreadSheet: untuk membuat tabel dari format Excel secara otomatis.
- Quick Tables: untuk memuat template tabel kalender sesuai kebutuhan.

3. Ilustration


Fitur ini berisi berbagai perintah untuk menyisipkan gambar, bentuk. Ikon, hingga SmartArt dan Chart. Berikut jenis dan fungsinya:
- Picture: untuk menyisipkan gambar secara online maupun offline.
- Shape: untuk menyisipkan macam-macam bentuk seperti garis, bidang datar, panah, hingga flowchart.
- Icon: untuk memberikan komunikasi visual dengan beragam simbol.
- 3D Models: untuk menyisipkan objek 3D secara online maupun offline.
- SmartArt: untuk membuat berbagai tabel struktural.
- Chart: untuk membuat berbagai macam grafik dengan berbagai bentuk data.
- Screenshot: berfungsi untuk mengambil tangkapan layar dokumen.

4. Add-ins


Menu ini memungkinkan pengguna menyisipkan tambahan informasi dari program lain di luar Microsoft Word. Contohnya informasi dari Wikipedia, fitur ekstensi, dan lainnya yang bisa menambah fungsionalitas program.

5. Online Video


Menu ini digunakan untuk menyisipkan tautan video dari berbagai sumber online.

6. Link




Link memungkinkan dokumen bisa terhubung dengan berbagai URL situs, tempat, dan objek lainnya yang berada dalam dokumen yang sama. Tautan memiliki sub menu berikut ini:
- Link: untuk memasukkan berbagai tautan dari situs web ke dokumen.
- Bookmark: untuk menandai tempat atau situs yang akan ditemukan lagi dengan mudah.
- Cross Reference: untuk menghubungkan teks ke suatu objek pada dokumen yang sama.

7. Comment 


Menu ini berfungsi untuk menambahkan catatan pada kolom komentar di bagian dokumen yang diinginkan tanpa menghapus atau mengubah dokumen yang ada.

8. Header dan Footer



Menu ini digunakan untuk mengatur penomoran halaman. Berikut sub menunya:
- Header: untuk mengatur teks yang ditempatkan di bagian atas halaman.
- Footer: untuk mengatur teks yang ditempatkan di bagian bawah halaman.
- Page Number: untuk memberikan nomor di setiap halaman.

9. Text

Menu Text berisi ikon yang dapat digunakan untuk membuat teks dengan berbagai efek. Berikut beberapa sub menunya:
- Text Box: untuk membuat kotak kosong sehingga bisa mengetik teks di dalamnya.
- Quick Parts: untuk menyisipkan atau menggunakan teks yang sering digunakan pada dokumen.
- Word Art: untuk menambahkan efek menarik pada sebuah tulisan.
- Signature Line: untuk menambahkan tempat tanda tangan.
- Date & Time: untuk menambahkan waktu dan tanggal yang akurat.
- Object: untuk menambahkan objek tertentu dalam dokumen.

10. Symbols 


Menu ini berfungsi untuk menyisipkan berbagai simbol matematika, mata uang, dan simbol lainnya.
- Equation: untuk menambahkan berbagai simbol dan rumus matematika.
- Symbol: untuk menambahkan berbagai simbol angka, mata uang, hingga simbol hak cipta.

Sumber: [ Tools insert  ]

⭑⚝๋࣭ ๋࣭⋆。𝓓𝓮𝓼𝓲𝓰𝓷°࿔‧ ֶָ֢˚˖𐦍˖˚ֶָ֢ ‧࿔


 Menu Design adalah salah satu menu yang berisi sekumpulan ikon perintah untuk membuat desain di lembar kerja Word. Beberapa fitur di dalamnya seperti ikon Themes, Colors, Fonts, Effects, Watermark, Page Color, dan Page Borders. Berikut menu-menu yang ada pada menu Design:

     1. Document Formatting : Ribbon Group yang berisi sekumpulan ikon perintah untuk mengatur gaya maupun pemformatan dokumen.

Themes : Untuk mengatur beragam jenis tema pada halaman.
Style Set : Untuk mengubah secara cepat tampilan dokumen dengan beberapa pengaturan gaya baru.
Colors : Untuk mengatur atau membuat tema halaman dengan beragam warna baru.
Font : Untuk mengatur dan mengubah jenis atau tipe teks berdasarkan format font yang dipilih.
Paragraph Spacing : Untuk mengubah jarak antar spasi tiap baris dalam dokumen.
Effects : Untuk mengatur tampilan objek pada dokumen dengan memberikan efek bayangan maupun visual efek lainnya.
Set as Default : Untuk menerapkan semua pengaturan yang sudah diatur sebelumnya, berupa tema, warna, jenis teks, paragraf, serta efek menjadi tampilan landasan atau default.

  2. Page Background : Ribbon Group yang digunakan untuk mengatur penambahan tanda air atau watermark serta menyesuaikan warna latar belakang atau batas halaman.


Watermark : Fungsi ikon untuk menambahkan tanda air pada halaman lembar kerja.
Page Color : Fungsi ikon untuk memberikan warna halaman pada lembar kerja.
Page Borders : Fungsi ikon untuk memberikan batas atau bingkai pada halaman lembar kerja

^᪲᪲᪲𝓛𝓪𝔂𝓸𝓾𝓽ഒ𓂅



Menu Layout adalah salah satu menu yang digunakan untuk mengatur tata letak dokumen di lembar kerja mulai dari pengaturan batas halaman, ukuran, orientasi, spasi antar baris, kolom teks, indentasi, dan lain-lainnya. Berikut ini merupakan beragam menu yang ada pada menu Layout:

1. Page Setup : Merupakan Ribbon Group yang berisi sekumpulan ikon perintah untuk mengatur format kertas, mulai dari ukuran, tampilan, dan jenis kertasnya.


Margin : Ikon untuk mengatur ukuran kertas atau margin kertas bagian kiri, kanan, bawah, dan atas.

Orientation : Ikon yang memungkinkan Anda untuk mengatur halaman berbentuk bidang potrait maupun landscape.

Size : Ikon perintah untuk mengatur ukuran kertas dengan berbagai jenis ukuran.
Columns : Untuk mengatur atau mengubah kolom teks menjadi satu, dua atau lebih kolom teks.
Breaks : Ikon perintah yang digunakan untuk menghentikan dan menambahkan halaman baru sesuai kebutuhan.

Line Number : Untuk menambahkan nomor urut untuk setiap baris teks di lembar kerja.
Hyphenation : Untuk memberikan tanda hubung pada teks baik secara manual dan otomatis.

2. Paragraph : Ribbon Group yang memungkinkan Anda untuk melakukan pengeditan paragraf di lembar kerja.


Indent Left : Untuk mengatur perataan paragraf ke arah kiri lembar kerja.

Indent Right : Untuk mengatur perataan paragraf ke arah kanan lembar kerja.

Spacing Before : Untuk mengatur spasi atau jarak antara teks bawah dengan teks bagian atas satu kalimat.

Spacing After : Untuk mengatur spasi atau jarak antara paragraf satu dengan paragraf lainnya.

3. Arrange : Merupakan sub menuyang memiliki fungsi untuk beberapa pengaturan posisi objek gambar pada dokumen.

Position : Untuk mengatur tata letak gambar pada lembar kerja.

Wrap Text : Untuk mengatur perataan teks dengan objek atau gambar.

Bring Forward : Untuk membawa objek yang dipilih maju satu langkah ke objek lain atau maju satu per satu objek.

Send Backward : Untuk memindahkan objek yang dipilih mundur satu posisi.

Selection Pane : Untuk mengelola objek di dokumen, termasuk mengurutkan ulang, menampilkan atau menyembunyikan, serta mengelompokkan atau memisahkannya.

Align : Untuk mengatur atau mengubah penempatan objek yang telah diseleksi pada halaman lembar kerja.

Group : Untuk mengelompokkan objek satu dengan yang lainnya dan melakukan modifikasi atau pengaturan yang sama.

Rotate : Untuk memutar objek atau gambar pada lembar kerja.

Sumber [ Tools Layout ]

౨ৎ ˖ ࣪⊹ 𝓡𝓮𝓯𝓮𝓻𝓮𝓷𝓬𝓮𝓼 𐙚˚.


Menu bar ini memungkinkan untuk menangani daftar isi, catatan kaki, bibliografi, indeks, dan perintah-perintah yang sejenis. Berikut ini ragam menu atau ikon perintah yang terdapat pada menu References:

1. Table of Contents : Ribbon Group yang berfungsi untuk membuat daftar isi dari garis besar isi dokumen.

Table of Contents : Ikon perintah yang digunakan untuk membuat tabel daftar isi pada dokumen, secara otomatis maupun manual.

Add Text : Ikon perintah untuk menambahkan heading baru pada daftar isi.

2. Footnotes : Merupakan perintah yang berisi sekumpulan fungsi untuk membuat catatan kaki pada margin bawah dokumen.

Insert Footnote : Perintah ini merupakan ikon yang digunakan untuk menyisipkan catatan kaki pada margin bagian bawah suatu dokumen.
Insert Endnote : Perintah ini merupakan ikon yang digunakan untuk menambahkan kutipan, sumber, serta nama penulis untuk di akhir bab atau halaman.

Next Footnote : Perintah ini merupakan ikon yang digunakan untuk berpindah ke footnote terbaru.

Show Notes : Perintah ini merupakan ikon yang digunakan untuk menampilkan lokasi catatan footnote maupun endnote.

3. Research : Perintah yang berfungsi untuk mencari definisi, gambar serta informasi dari teks yang telah dipilih dari sumber internet atau secara online.

Search : Perintah yang satu ini berada pada menu reference dan ribbon research, merupakan perintah yang berfungsi untuk mencari informasi dari teks dokumen melalui sumber online.

4. Citations and Bibliography : Perintah pada menu reference yang berfungsi untuk membuat kutipan, sumber dan Bibliography dari dokumen yang dikerjakan.

Insert Citation : Ikon perintah yang berfungsi untuk menyisipkan kutipan pada bagian teks yang dipilih.

Manage Sources : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengelola bagian sumber kutipan pada dokumen yang dikerjakan.

Style : Ikon perintah yang berfungsi untuk memilih gaya daftar pustaka yang diinginkan.

Bibliography : Ikon perintah yang berfungsi untuk menyisipkan daftar pustaka ke dokumen yang dikerjakan.

5. Captions : Perintah yang berfungsi untuk membuat pemformatan judul dan sub judul.

Insert Captions : Perintah yang berfungsi untuk menambahkan keterangan pada gambar pada dokumen.

Insert Table of Figures : Perintah untuk menambahkan tabel daftar bab sesuai format penulisan.

Update Table : Perintah yang berfungsi untuk memperbarui daftar isi maupun kutipan yang telah di buat.

Cross-reference : Perintah yang berfungsi untuk memindahkan referensi ke bagian halaman lain yang dikehendaki.

6. Index : Perintah yang berfungsi untuk mencantumkan istilah atau indeks dalam dokumen berupa daftar kata penting, umumnya tercantum setelah daftar rujukan sebelum lampiran, atau biasanya terletak pada halaman akhir buku.

Mak Entry : Perintah untuk menandai masukan baru ke dalam dokumen.

Insert Indeks : Perintah untuk menyisipkan indeks atau daftar kata ke dalam dokumen.

Update Index : Perintah untuk melakukan pembaruan pada daftar kutipan yang sudah ada.

7. Table of Authorities : Berfungsi untuk membuat suatu tabel otoritas.

Mark Citation : Perintah untuk menandai kutipan yang telah diseleksi ke dalam table of authorities.

Insert Table of Authorities : Perintah untuk menyisipkan table of authorities atau daftar kutipan.

Update Table : Perintah untuk melakukan pembaruan daftar kutipan yang telah ada.

Sumber [ Tools Refences ]

˚ ༘ ೀ𝓜𝓪𝓲𝓵𝓲𝓷𝓰𝓼⋆。˚


Mailings termasuk menu bar yang memungkinkan Anda untuk melakukan apa pun yang berkaitan dengan surat-menyurat dan manajemen email. Berikut pilihan ikon perintah yang tersedia pada menu Mailings:

1. Create: Ribbon Group yang berada pada menu mailings. Create berfungsi untukmembuat amplop surat maupun label dengan beberapa pilihan ukuran dan bentuk sesuai keinginan penggunanya.

Envelopes : Perintah untuk membuat dan mengatur format surat pos meliputi info pengirim, penerima surat, dan ukuran surat.

Labels : Perintah untuk menambahkan dan mengatur label ke dalam pos surat, ini menjelaskan mengenai isi dari surat yang dibuat.

2. Start Mail Merge: Ribbon Group atau submenu yang berada pada menu mailings. Start Mail Merge berfungsi untuk membuat surat mulai dari sampul isi dan bagian-bagian lainnya.

Start Mail Merge : Perintah atau bagian yang berfungsi untuk mengelola bentuk dari pos surat atau email yang akan dibuat, untuk dikirim ke banyak orang.

Select Recipients : Perintah yang berfungsi untuk membuat daftar penerima surat.

Edit Recipients List : Perintah untuk mengedit daftar penerima surat.

3. Write & Insert Field: Ribbon Group atau submenu pada menu mailings, yang berfungsi untuk menulis, menyunting,dan melakukan pemeriksaan pos surat sebelum dikirim.

Highlight Merge Fields : Perintah yang berfungsi untuk menandai alamat pengirim dan penerima surat untuk memeriksa kesalahan penulisan.

Address Block : Perintah yang berfungsi untuk menambahkan blok alamat penerima surat yang sudah dibuat pada Mail Merge.

Greeting Lines : Perintah untuk menambahkan kata berupa salam pembuka ke dalam surat, seperti: Selamat Pagi, Yang Terhormat.

Insert Merge Field : Perintah yang digunakan untuk menyisipkan informasi tambahan mengenai penerima surat, seperti: Nama Depan/Belakang, No. Telp., Kode Pos, dan lain-lainnya.

Rules : Perintah untuk memberikan keputusan tindak lanjut dari surat yang dibuat.         

Match Fields : Perintah yang berfungsi untuk mencocokkan identitas mengenai penerima surat agar nantinya tidak terjadi pengiriman surat ganda.

Update labels : Perintah yang berfungsi untuk melakukan pembaruan pada label surat yang terakhir kali diubah.

4. Preview Results: Ribbon Group atau submenu yang berada pada menu mailings. Preview Results digunakan untuk melakukan pemeriksaan ./ peninjauan surat yang telah dikerjakan sebelum dikirimkan ke penerima, agar tidak terjadi kesalahan penulisan.

Preview Results : Perintah yang berfungsi untuk meninjau isi surat meliputi daftar penerima, informasi pengirim, dan lain-lain.

Find Recipient ; Perintah yang berfungsi untuk mencari penerima surat dengan menuliskan nama pada kota pencarian.

Check Errors : Perintah yang berfungsi untuk melakukan pemeriksaan pada kesalahan input data alamat dalam surat secara otomatis.

5. Finish: Ribbon Group atau submenu pada menu mailings yang digunakan untuk menyelesaikan pembuatan pos surat dengan cara mengirim atau mencetak dokumen yang telah dibuat.

Finish & Merge: Perintah yang berfungsi untuk menindaklanjuti dan mengakhiri surat yang telah dibuatuntuk siap dikirim atau di cetak.

𓍯𓂃𝓡𝓮𝓿𝓲𝓮𝔀𓏧♡


Menu Review adalah salah satu menu yang memungkinkan author untuk melakukan review teks, grammar, bahasa yang digunakan, mengisi komentar pada tulisan, serta fitur-fitur peninjauan pada lembar kerja. Anda dapat mencoba beragam ikon perintah dari menu Review untuk Anda gunakan sesuai kebutuhan. Berikut ini beberapa fitur yang tersedia pada menu Review:

1. Proofing: Ribbon Group pada menu review yang berfungsi untuk mengatur dan mengoreksi ejaan, tata bahasa, dan penggunaan kamus pada bahasa yang digunakan dokumen.

Spelling & Grammar : Ikon perintah yang digunakan untuk melakukan pengecekan ejaan dan tata bahasa yang salah.

Thesaurus : Ikon perintah yang digunakan untuk mencari persamaan kata atau melihat sugesti dari kata yang sedang diseleksi. Biasanya dengan memilih kata yang sering digunakan, sehingga kalimat akan mudah dipahami.

Word Count : Ikon perintah yang digunakan untuk menghitung atau melihat jumlah halaman, kata, dan karakter ber spasi atau tidak, sera jumlah paragraf, dan barisnya.

2. Speech: Ribbon Group yang satu ini yaitu submenu Speech, berfungsi untuk mengucapkan kata atau teks yang diseleksi.

Read Aloud : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengucapkan teks atau kalimat yang dipilih, berupa suara dari sistem Microsoft. Ini hampir sama dengan fitur terjemahan milik Google. Pengguna dapat mengatur kecepatan membaca pengucapan teks atau kalimat.

3.Accessibility: Submenu ini berfungsi untuk mengatur akses suatu dokumen apakah mudah untuk dibaca dan diedit oleh seluruh pengguna. Aksesibilitas biasanya digunakan terlebih dahulu untuk pemeriksaan, sebelum mengirim pesan email atau berbagi dokumen.

Check Accessibility : Ikon perintah yang digunakan untuk mengatur tingkat aksesibilitas dokumen.

4. Language: Submenu ini berfungsi untuk melakukan pengaturan dan penerjemahan bahasa dalam dokumen.

Translate : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengatur dan menerjemahkan teks dokumen ke dalam bahasa yang diinginkan, dengan bantuan koneksi internet.

Language : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengatur dan memilih bahasa yang digunakan dalam dokumen.

5. Comment: Submenu ini berfungsi untuk memberikan komentar atau keterangan pada suatu kata asing.

New Comments : Ikon perintah yang berfungsi untuk membuat atau menambahkan komentar baru pada teks atau kalimat yang dipilih.

Delete : Ikon perintah yang berfungsi untuk menghapus komentar yang telah dibuat.

Previous : Ikon perintah yang berfungsi untuk berpindah ke komentar sebelumnya.

Next : Ikon perintah yang digunakan untuk berpindah ke komentar selanjutnya.

Show Comments : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan maupun menyembunyikan bagian komentar yang sudah dibuat.

6. Tracking: Submenu yang berfungsi untuk melakukan pelacakan pada perubahan yang terjadi pada dokumen.

Track Changes : Ikon perintah yang berfungsi untuk melacak perubahan pada kata atau kalimat dalam dokumen.

Simple Markup : Ikon perintah yang berfungsi untuk menampilkan versi konten yang diedit dalam garis vertikal di margin kiri.

Show Markup : Ikon perintah yang digunakan untuk memilih jenis perubahan yang ingin ditampilkan, seperti: komentar, penyisipan dan penghapusan, maupun pemformatan, dengan menandainya dengan tanda centang untuk menunjukkan item tersebut dipilih.

Reviewing Pane : Ikon perintah yang digunakan untuk memastikan semua perubahan terlacak telah dihapus dari dokumen.

7. Changes: Submenu yang berfungsi untuk menyetujui maupun menolak perubahan markup yang digunakan dalam dokumen. Anda dapat terus menerima atau menolak setiap perubahan yang ada sampai Anda selesai melakukan peninjauan semua dokumen.

Accept : Ikon perintah yang berfungsi untuk menyetujui penggunaan markup komentar serta pelacakan perubahan dokumen.

Reject : Ikon perintah yang digunakan untuk menolak atau semua markup yang telah dibuat, ini akan menghapus semua komentar termasuk penjelasan, serta pelacakan yang diedit.

Previous : Ikon perintah yang digunakan untuk berpindah ke komentar sebelumnya.

Next : Ikon perintah yang digunakan untuk kembali ke tab komentar setelahnya.

8. Compare: Sub menu ini berfungsi untuk membandingkan dan menggabungkan beberapa dokumen dalam satu tampilan program Word.

Compare : Ikon perintah yang digunakan untuk membandingkan dua dokumen yang berbeda.

Combine : Ikon perintah yang digunakan untuk menggabungkan revisi dari banyak pengguna ke dalam satu dokumen.

9. Protect: Submenu ini berfungsi untuk mengatur suatu dokumen agar bisa atau tidak diedit, serta diformat oleh pengguna lain.

Block Authors : Ikon perintah pada menu review di bagian submenu protect, digunakan untuk memblok penulis lain agar tidak dapat mengedit maupun memformat dokumen.

Restrict Editing : Ikon perintah pada menu review di bagian submenu protect, digunakan untuk membatasi siapa pun yang dapat mengedit maupun memformat dokumen.

9. Ink: Submenu Ink berfungsi untuk menyembunyikan teks agar tidak muncul saat dicetak atau di print.

Hide Ink : Ikon perintah yang digunakan untuk menyembunyikan atau menampilkan komentar berupa tulisan tangan atau tinta apa pun pada dokumen.
Delete All Ink in Document : Ikon perintah yang digunakan untuk menghapus semua tulisan atau objek bertinta yang ada pada dokumen.

Sumber [ Tools Review ]

࣪𓏲ּ ᥫ᭡ ₊ 𝓥𝓲𝓮𝔀 ⊹ ˑ ִ ֶ 


Menu View merupakan menu yang memungkinkan Anda untuk mengatur tampilan dokumen Microsoft Word. Ini berisi beberapa perintah yang berguna untuk mengedit dan memodifikasi tampilan dokumen teks yang telah dikerjakan. Banyak sekali fitur pilihan yang dapat Anda coba di menu View, mulai dari mode baca, mode cetak, zoom tampilan, pengaturan dokumen dari beberapa jendela, dan lain-lain. Berikut ini fitur-fitur yang dapat Anda temukan pada menu View:

1. Views: Submenu Ribbon yang berfungsi untuk mengatur tampilan lembar kerja dengan beragam mode tertentu, mulai dari mode baca, print layout, web layout, outline, serta draft. Selain itu banyak pengaturan lain yang dapat digunakan pada menu view ini.

Read Mode : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan mode baca seperti membaca buku, dengan cara menggeser slide halaman ke samping kanan kiri.

Print Layout : Ikon perintah yang digunakan untuk melihat dokumen dengan tampilan seperti mode cetak atau print.

Web Layout : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan dokumen dalam mode website.
Outline : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan dokumen dalam bentuk tampilan halaman outline.

Draft : Ikon perintah ini digunakan untuk menampilkan tampilan halaman draft atau konsep, berguna untuk memperbaiki teks secara cepat.

2. Immersive: Submenu Ribbon yang berfungsi untuk melihat dokumen dengan bentuk mode imersif, ini berupa tampilan berbeda untuk membaca dokumen dengan trik dalam membantu meningkatkan keterampilan membaca, pengucapan, dan kelancaran, selain itu ini juga dapat meningkatkan fokus untuk usia berapa pun.

Column Width : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengatur margin atau lebar tepi dokumen dalam mode baca.

Page Color : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengatur atau mengubah warna halaman atau kertas, serta tulisan dalam mode baca. Adapun warna yang dapat dipilih seperti: None (Normal), Sepia (Buram), dan Inverse (Gelap).

Line Focus : Ikon perintah yang berfungsi untuk mengatur tampilan layar agar fokus pada bagian baris yang dibaca. Ada banyak pilihan yang dapat dipilih untuk memaksimalkan kefokusan pada baris teks yang dibaca, seperti None, One Line, Three Lines, hingga Five Lines.

Syllables : Ikon perintah yang digunakan untuk memberikan penandaan pada setiap suku kata, ini akan mempermudah pengguna yang ingin belajar membaca.

Read Aloud : Ikon perintah yang berfungsi sebagai alat baca dokumen atau narator, sehingga dokumen yang Anda pilih akan dibaca oleh sistem

3. Page Movement: Submenu Ribbon yang digunakan untuk mengatur perpindahan halaman ketika lembar kerja dokumen di Scroll, dalam bentuk vertikal (atas bawah dan sebaliknya), maupun horizontal (ke kanan dan ke kiri).

Vertikal : Ikon yang berfungsi untuk menggulir halaman ke atas dan ke bawah untuk berpindah antar halaman.

Side by Side : Ikon yang berfungsi untuk berpindah antar halaman dengan menggulir ke samping kanan dan kiri.

4. Show: Submenu Ribbon yang digunakan untuk mengaktifkan ruler, gridline, serta panel navigasi, ini akan mempermudah pengguna sebagai alat bantu lembar kerja.

Ruler : Ikon perintah yang digunakan untuk memunculkan atau menyembunyikan penggaris dalam lembar kerja sebagai alat bantu untuk mengukur atau menyusun tata letak teks dalam dokumen.

Gridlines : Ikon perintah yang digunakan untuk memunculkan atau menyembunyikan garis petak atau grid, sebagai alat bantu dalam menyesuaikan objek pada dokumen.

Navigation Pane : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan panel navigasi sebagai alat bantu untuk pencarian teks, judul, objek maupun halaman dalam dokumen.

5. Zoom: Submenu yang berfungsi sebagai alat bantu zooming baik memperbesar maupun memperkecil tampilan lembar kerja sesuai kebutuhan.

Zoom : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan kota dialog Zoom yang digunakan untuk mengatur tingkat perbesaran pada tampilan dokumen.

100% : Ikon yang dapat digunakan untuk menentukan perbesaran tampilan dalam ukuran 100% atau normal.

One Page : Ikon yang digunakan untuk menampilkan dokumen dalam tampilan satu halaman saja.

Multiple Page : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan dokumen dalam banyak halaman.

Page Width : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan halaman dalam tampilan lebar yang lebih maksimal ke ukuran layar komputer atau laptop.

6. Window: Submenu Window pada Word dapat digunakan untuk mengatur tampilan jendela halaman menjadi banyak atau satu tampilan, selain itu Anda juga dapat menampilkan dua bagian halaman dalam waktu bersamaan.

New Window : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan halaman yang dibuka menjadi jendela baru, sehingga satu dokumen yang sama akan terbuka menjadi dua jendela sekaligus.

Arrange All : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan beberapa jendela dalam satu layar, hal ini dapat mempermudah pengguna dalam melakukan pengeditan.

Split : Ikon perintah ini digunakan untuk membagi dua bagian dokumen. Cara ini memungkinkan pengguna untuk melihat dua bagian berbeda dari teks dokumen untuk membantu proses pengeditan.

View Side by Side : Ikon perintah yang digunakan untuk menampilkan dua dokumen dalam tampilan berdampingan.

Synchronous Scrolling : Ikon perintah yang digunakan untuk menggulir kedua dokumen secara bersamaan.

Reset Window Position : Ikon perintah yang digunakan untuk mengatur pergantian posisi antara dua dokumen yang ditampilkan(kiri ke kanan atau sebaliknya).

Switch Windows : Ikon perintah yang digunakan untuk beralih ke jendela lain yang sedang terbuka.

7. Macros: Submenu ini digunakan untuk membuat atau menerapkan pemrograman atau script pada dokumen.

Macros : Ikon perintah ini digunakan untuk menerapkan atau membuat script ke dalam dokumen yang dibuat, biasanya berisi beberapa program perintah untuk jalannya dokumen.

8. SharePoint: Submenu yang digunakan untuk mengatur informasi mengenai properti dari dokumen.

Properties : Ikon perintah yang berisi informasi dokumen dengan beragam fitur untuk melindungi dokumen dengan password, serta pengaturan informasi lainnya.

Sumber [ Tools View ]